Bismillahhirrahmanirrahim….
tergerak menulis sebuah perjalanan spiritual saya (segala puji bagi ALLAH, Alhamdulillahhirabbil a’lamin kami sempat ke rumahMu ya ALLAH) menuju makkah almukarromah dan madinah al munawwarah dalam ibadah umroh, moga bisa menjadi penambah semangat beribadah dan senantiasa mengingatkan kita kepadaNya.
Jakarta, 26 Agustus 2007
Jamaah umroh dari Arofah Tour and travel dikumpulkan di bandara Soekarno Hatta jakarta untuk segera diberangkatkan ke jeddah, sebelumnya jamaah telah dbekali dengan pengetahuan tentang tata cara umroh, ada manasik umrohnya…keluarga kami yang terdiri dari saya, mama, nenek, kakaknya nenek dan istrinya serta 2 orang sodara. Kecuali saya, sebagian besar rombongan datang dari Padang, Sumatera Barat, jadi saya bertemu dengan orang tua di bandara soekarno hatta, saya berangkat dari bandung. diantara jamaah banyak yang berasal dari jawa, jakarta, bandung 2 orang, saya dan teh fitri, dari lampung ada Bunda dan Ayah kalau tidak salah total yang berangkat dalam rombongan kami sekitar 40 – 50 orang.
Para jamaah disambut oleh pimpinan sekaligus pemilik Arofah tour and travel, kemudian sambutan dan silaturahmi sebentar dan dilanjutkan dengan makan siang sebelum berangkat
beberapa jamaah yang terekam di gambar makan dengan lahapnya……insyallah akan menempuh perjalanan yg jauh….
Labbaikallahumma labbaik…..kami datang memenuhi panggilanMu ya ALLAH….
Perjalanan dari bandara soekarno hatta jakarta menuju bandara King Abdul Aziz di Jeddah memakan waktu lebih kurang 16 jam, dengan 3 kali transit (kalo ga salah… maaf..waktu itu tertidur….)
Dalam pesawat Saudi Arabia Airlines…mama dan nenek
Madinah, 27 Agustus 2007
Kami sampai di bandara king abdul aziz jeddah, disambut oleh seorang mutawwif (pemandu) dan perwakilan arofah tour disana, kemudian dengam menggunakan Bus kami dibawa ke hotel di madinah al mukarromah, hotel Dallah At Taybah, kami sampai disana skitar pukul 3.00 dini hari, kemudian setelah mengemasi barang di kamar masing masing, kami dipersilakan menuju sebuah ruangan untuk sekedar mencicipi welcoming drink dan bersiap untuk shalat subuh di mesjid Nabawi.

Inilah rombongan keluarga saya, salah satu dari keluarga saya nenek nian (kedua dari kanan) telah berpulang ke Rahmatullah kira kira sebulan yang lalu…kami selalu mendoakan nenek…semoga ALLAH memberikan rahmatNya kepada nenek.
Sesaat setibanya di hotel saya sudah sangat tidak sabar menuju masjid nabawi, sampai dihotel, terima kunci, letakkan tas, saya langsung lari kebawah dan menuju masjid nabawi yang sangat dekat dengan hotel, kira kira 200 meter, sayang waktu itu masih pukul 03.10 dini hari, pintu pintu masjid nabawi masih ditutup, bukanya pada pukul 03.45, akhirnya saya berjalan dan hanya memutari masjid yang bagitu megah ini, sesekali saya melihat petugas masjid hilir mudik membersihkan masjid…temperatur pada waktu itu di madinah panasnya tidak begitu menyengat, hampir sama kaya dipadang
hehehe…akhirnya saya balik menuju hotel untuk bersiap menunaikan shalat subuh. sayang ga bawa kamera…
Akhirnya waktu shalat subuh tiba, suara adzan dari masjid nabawi begitu indah terdengar….dengan sangat tidak sabar saya bergegas menuju masjid, lupa kalo saya tidak sendiri, untungnya mama dan nenek beserta rombongan jamaah lainnya masih bersama sama…. Subhanallah….ALhamdulillah….Allahuakbar….tak henti hentinya ucapan syukur ini keluar…saat ini saya sudah berada di masjid nabawi…
karena belum tau ada raudhah (disni ada mimbar Rasulullah, ketika memberikan khotbah dan taujih kepada para sahabat) , dan keutamaan shalat dan berdoa disana (insyallah berdoa di raudhah di ijabah doanya oleh ALLAH) (in ikarena sering bolos waktu manasik…hehehe) pada subuh kali ini saya hanya mengambil shaf agak kebelakang… tak terbayang shalat subuh di masjid nabawi, setelah shalat subuh, berdoa dan sedikit tilawah Alquran, sembari pulang ke hotel untuk sarapan saya mengunjungi makam Rasulullah, kekasih ALLAH….
tak terasa air mata ini menetes melihat makam beliau…didepan saya, tepat dihadapan saya..dimakamkan suri tauladan kita, pembawa risalah dan kekasih ALLAH, Rasulillah Muhammad SAW…ribuan shalawat, salam dan doa tak henti dilafaskan melihat makam Rasulullah…
Karena banyak nya orang, tidak mungkin berlama lama didepan makam, tapi hati ini rasanya tak ingin beranjak, akhirnya saya keluar melalui pintu depan disebelah makam rasul, Subhanallah…saya melihat keluar…begitu banyak orang, dari berbagai macam suku bangsa ada disini…kemudian saya lanjut ke hotel untuk sarapan.
Setelah sarapan kita pergi lagi ke masjid nabawi

inilah gambar mesjid nabawi, maaf ya agak under…sengaja buat ngambil gradasi warna langitnya..dan inilah rombongan kami (rada over dikit)

Tak terasa hari ini saya melewati shalat dzuhur, ashar, magrin dan isya di masjid nabawi.
Madinah 28 Agustus 2007
masih di seputaran masjid nabawi. Pukul 03.00 saya sudah bangun, mandi dan bersiap siap menuju masjid. Kali ini saya tidak ingin menyia nyiakan waktu untuk bermunajat kepadaNya. Setelah membuat segelas teh panas di hotel, saya langsung menuju masjid nabawi, ternyata didepan pintu masjid (gambar diatas) telah banyak berkumpul orang orang melakukan shalat malam, saya pun bergabung diantara jamaah disana, Nikmat rasanya QIyamullail pekarangan masjid..kali ini saya tidak ingin kehilangan kesempatan untuk bisa shalat subuh dan berdoa di raudhah, pas ketika pintu masjid dibuka oleh petugas masjid, serentak jamaah yang sudah menunggu di pintu berlarian masuk kedalam, mengejar untuk mendapatkan tempat di raudhah,
Bayangkan, badan saya yang kecil ini (waktu itu masi kurus) balap lari dengan orang orang arab, eropa, dan afrika yang badannya segede gede gaban, satu langkah kaki mereka = 3 langkah kaki saya…ya terang kalah lah….tapi syukur alhamdulillah, saya dapat tempat di raudhah….raudhah itu ditandai dengan karpet permadani berwarna hijau, jadi area raudhah itu ada karpet warna hijaunya, selebihnya karpet warna merah….dengan khusyu’ saya shalat subuh disana…
ketika bermunajat, tak henti hentinya air mata ini menetes, kembali mensyukuri nikmat yang telah diberikanNya…ya ALLAH….
Kembali sepulang dari raudhah menyempatkan berdoa dan bersalawat di depan makam rasulullah..kembali air mata ini menetes melihat makam Rasulullah….setelah itu melihat makam para syuhada di sekitaran masjid nabawi.
Kembali ke hotel lalu sarapan dan kemudian acara bebas, grup anak muda (hehehe…ngaku ngaku) yang terdiri dari saya, aunty Sri Rezeki Diana Lestari hehehe…nih aunty-aunty-an…hehehe…karena waktu itu pas mau masuk bandara dia ga ada mahramnya, jadilah kita pura pura jadi mahram, saya jadi ponakannya, dan diana jadi auntynya..kemudian pasangan penganten (waktu itu blum jadi penganten) Herdi dan Mitha, karena bawa kamera, jadilah herdi n mitha minta sekalian dibikinin prewedd session disana….hehehe…nih beberapa tingkah aneh kita disana…


nih herdi n mitha….sebenarnya masi banyak, tapi ga usah semuanya kali ya….
Kemudian kami menuju ke Masjid Qiblatain, masjid yang memiliki dua qiblat, menunaikan shalat dhuha dimasjid ini kemudian kami bertolak menuju jabal magnet…atau bukit magnet…salah satu keajaiban yang dimiliki tempat ini adalah, karena ada gaya magnet yg begitu kuat, sehingga pada saat kami berangkat, mobil bus yang kami tumpangi terasa sangat berat, bahkan sudah di gas pool, tetap saja bergerak maksimal 60 km/j sedangkan pada saat pulang, tanpa digas pun mobil melaju hingga 180 km/jam hampir mendekati kecepatan maksimal
mama, saya dan nenek di masjid qiblatain
Madinah 29 Agustus 2007
tak terasa inilah hari terakhir kami di madinah, hari ini tak saya sia siakan untuk qiyamullail di nabawi, saya berangkat ke masjid dan melaksanakan qiyamullail di depan pintu masjid pukul 02.45 hingga pintu masjid dibuka. Sekarang saya ga mau kalah, balapan lari sama yang lain kali ini harus menang dan yap, i got it !! , dapet tempat yang nyaman di raudhah dan bermunajat sepuas nya….
Kali ini rasanya begitu lain, begitu sejuk….tidak seperti hari hari sebelumnya…dada ini begitu sesak, ketika melihat makam rasulullah untuk terakhir kalinya, kaki ini rasanya tidak ingin beranjak…air mata tak henti hentinya mengalir….”ya ALLAH…..kapan lagi aku bisa bersama Rasulullah sedekat ini….” “kapan lagi aku bisa bermunajat di raudhahMu…” hingga tak sadar saya terdorong oleh jamaah yang begitu sesak hingga sampai diluar masjid…
dari luar, saya tetap memperhatikan kubah hijau dimana tepat dibawahnya adalah makam rasulullah…air mata ini tetap tak bisa berhenti mengalir….selalu doa yang terucap dari bibir ini…”ya ALLAH….semoga saya diberi kekuatan untuk kembali menunaikan shalat di mesjid ini” rasanya tak hendak berpisah dengan masjid nabawi ini, meskipun perjalanan selanjutnya adalah menuju Ka’bah, Makkah Al mukarromah
Dengan terpaksa, saya meninggalkan masjid Nabawi yang begitu sejuk, dingin, menyejukkan, dimana makam Rasulullah dan para syuhada berada disana.
Paginya sekitar pukul 09.00 kami bertolak menuju makkah al mukarromah…..menggunakan pesawat saudi arabian airlines.
…………bersambung………….
Recent Comments