oase kebimbangan dan kegelisahan….

anggaplah rasa gelisah yang dirasakan sekarang adalah sebuah bentuk detoksifikasi dari kekhilafan terdahulu
how deep it was..
that’s a consequence when u choosed that way
intinya kesedihan atau ketidaktentraman itu
ataupun penyesalan..
lambat laun pasti akan ada..

itulah manusia..
ingin terus berbuat
walau pengalaman sedikit banyaknya sudah mengajarkan..

selama ini kita terlalu instant membuang kepenatan
terlalu cepat melarikan masalah sebelum menuntaskannya
atau sebelum hikmah itu bener2 bisa kita petik
karna seringkali kita terlalu matematis dengan bilangan waktu…
hingga  melupakan variabel variabel penyusun kehidupan lainnya..

memilih yang terbaik adalah sebuah keharusan…
tapi inikah yg menghalangi untuk memilih yg akan berbuat lebih baik ??
seringkali terjebak dengan egoisme sentral tentang standarisasi
ukuran yang tidak baku dan lebih sering absurd mengaburkan dan kelihatan menakutkan..

hanya ada satu jalan untuk melegakannya…
serahkan semua kepadaNya…yang akan memutuskan dan memilihkan
dan kesabaran menjadi sebuah ikhtiar yang harus diupayakan…
kesabaran yang bukan berarti duduk menunggu berdiam diri
kesabaran yang tidak membuat kita lemah dan hilang kendali
kesabaran yang semakin melejitkan kemampuan dan potensi

sungguh, Yang Diatas sangat sayang kepada kita…

special thanks to someone who gave this advice..jazakillah…