perjuangan itu masi ada…

“Saya terkesan dengan urgensi tindakan. Memahami tidaklah cukup; kita harus mengaplikasikannya. Berharap tidaklah cukup; kita harus mewujudkannya.” Leonardo da Vinci, (1452-1519) ”

kalimat dari leonardo da vinci tersebut begitu menyentak…
bahwa pelatihan..seminar..dan entah berapa kali workshop yang dibuat…tetapi tidak kunjung membawa perubahan signifikan dalam perusahaan…

betapa visi yang begitu indah dirangkai entah dalam bahasa indonesia atau inggris terpajang disetiap sudut ruangan..

atau misi perusahaan yang begitu tegas ada pada presentasi presentasi top management yg seringkali diulang pada briefing briefing pagi..

kembali kepada leonardo da vinci…mungkin pemahaman terhadap visi dan misi tersebut yang belum menyentuh setiap hati individu tersebut..sehingga representasi dari pemahaman belum terwujud menjadi sebuah tindakan…

inilah ladang perjuangan yang baru…

bagaimana pemahaman menjadi aksi nyata untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik…

inilah bentuk perjuangan yang baru…

membina dan menggerakkan para pejuang yg lain dalam kerangka profesionalitas pekerjaan…

perjuangan ini masih untuk bangsa ini kawan..hanya bentuknya saja yang berubah…hanya dia menjelma menjadi bentuk lain dari sebuah gerakan…

jika dulu lekat dengan bau keringat dan matahari dengan jaket almamater…sekarang berubah menjadi pakaian yang lebih rapi berdasi dan sederet berkas rapi berbinder…

ruh perjuangan itu ternyata tak hilang dari relung sanubari aktifisnya…

mari kawan…besarkan tempat kita berkarya hari ini…yang dengan kepak sayapnya akan membawa merah putih menyebrang samudra melintas benua…
langit biru ini masih terlalu luas untuk dijelajahi…

ternyata perjuangan itu masi ada….

#catatanpinggirperjuangan…
#jambi25nov14

“Saya terkesan dengan urgensi tindakan. Memahami tidaklah cukup; kita harus mengaplikasikannya. Berharap tidaklah cukup; kita harus mewujudkannya.” -Leonardo da Vinci-

wujud dari kegundahan akan perubahan yg lebih baik terepresentasi dari karya nyata utk kepentingan yg lebih besar…

selamat malam para pemuda..para pejuang…selamat beristirahat utk kembali berkarya esok hari…

#catatanpinggir

View on Path

minggu dan buku….buku ini kembali membuka aroma pergerakan yg dulu pernah kita rasakan kawan…saat saat merencanakan aksi mobilisasi..berorasi didepan gedung dewan..atau berdialog dan beragumentasi..meskipun kadang sedikit menyerempet aksi anarki..

transformasi gerakan mahasiswa hari ini adalah refleksi dari kondisi kekinian yg diawali dengan huruf “e”…e-demonstration..e-movement..dan sederet gerakan dunia maya lainnya..

apakah hari ini masi perlu turun kejalan?boleh jadi masih..tp tidak semasif dulu..generasi muda sekarang lebih asik dengan gadget dan cyber interaction-nya..sehingga propaganda electronic bisa dilakukan utk membantu membentuk opini publik…

sejarah menyebutkan gerakan tidak selalu radikal..hanya gerakan radikal lebih sering mencuri perhatian..

ah mahasiswa…frasa suci harapan seluruh negri…dgn bekal idealisme, ilmu dan proses kaderisasi…

“Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpang jalan…

Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
di lembar sejarah manusia…

Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga untuk negri tercinta…”

#catatanpinggir – with Dea, Hafrizal Okta, Sri Arumsari, ferdian, Muhammad Ardi, Ferry, Dodi, and Canter Sangaji

View on Path

4 tahun lalu bencana terjadi di mentawai…sebagian besar penduduk kehilangan rumah..mengalami cidera..tidak sedikit yg kehilangan sanak saudara…

kala itu negri ini sering dilanda musibah…

bersama IOM dan dinas kesehatan kami mendistribusikan alat pendukung kesehatan bagi pengungsi…

semoga tidak ada lagi bencana yg menimpa saudara saudara kita…dan kita masih diberi kesempatan & kekuatan utk selalu menjadi berarti bagi sesama dalam bentuk yang lain…

#catatanpinggir #savementawai

View on Path

strategi marketing communication LINE menghidupkan kembali AADC patut diacungi jempol..

generasi 90an yg waktu itu masi remaja skrang sudah memasuki usia matang dan menjadi potential market yg besar.
generasi sesudahnya pun masih mendapatkan imbasan angin euforia AADC..

viral marketing yg masif di sosmed di drive oleh anak2 yg hidup pada jaman AADC sedang dipuncak kepopuleran..

dari sisi produk dan time to market LINE ingin kembali menegaskan bahwa mereka sudah lebih dulu punya notifikasi “read” dibanding WA dgn 2 tanda centang biru 🙂 yg baru baru ini dilaunching..

IMHO

View on Path